DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PEMBERIAN METHANOL DAN ETHANOL TERHADAP TERJADINYA PANKREATITIS AKUT PADA TIKUS WISTAR
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
AFRIANI, FITRI
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-01-24 08:21:06 
Abstract :
Pankreatitis akut adalah kelainan inflamasi reversible yang bervariasi tingkat keparahannya berkisar dari edema fokal dan nekrosis lemak sampai nekrosis parenkim hemoragik,. Penelitian ini bertujuan untuk mengtahui pengaruh pemberian ethanol dan methanol terhadap terjadinya pankreatitis akut pada tikus wistar. Penelitian ini menggunakan metode true experimental dengan pendekatan post test only dan menggunakan sampel sebanyak 24 ekor tikus wistar jantan yang dikembangbiakan pada laboratorium penelitian yang selanjutnya dibagi menjadi 4 kelompok. Penelitian dilakukakn dengan memberikan ethanol dengan dosis 6ml/kgBB dan methanol 8ml/kgBB pada tikus wistar melalui sonde selama 15 hari berturut-turut.K merupakan kelompok tanpa perlakuan, E merupakan kelompok dengan pemberian ethanol 6ml/kgBB, M merupakan kelompok dengan pemberian methanol 8ml/kgBB dan kelompok EM merupakan kelompok dengan pemberian campuran ethanol dan methanol. Setelah 15 hari perlakuan akan dilakukan pengambilan organ pankreas untuk dibuatkan preparat histopatologi. Dari penelitian ini menunjukkan tanda pankreatitis akut yaitu dilihat dari jumlah sel nekrosisi lemak pada lima lapang pandang menunjukkan, Jumlah rata-rata tertinggi didapatkan pada kelompok methanol yaitu sebesar (16,67,)sementara kelompok Ethanol menduduki posisi ketiga dengan rata rata (9,33), lalu posisi ketiga diduduki dengan campuran Ethanol dan Methanol dengan rata-rata (12,67).Sedangkan jumlah sel nekrosis lemak terendah ditemukan pada kelompok kontrol yaitu sebesar (1,17). Dari uji Kruskal Wallis (Sig 0,004 < 0,05), menunjukkan adanya pengaruh pemberian ethanol dan methanol terhadap pankreatitis akut pada tikus wistar dan kelompok methanol memiliki pengaruh paling besar terhadap pankreatitis akut. Diperlukannya pemeriksaan lanjutan lain seperti indicator inflamasi pada penelitian ini. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya