DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN KEPATUHAN DIET, KADAR KALIUM, KADAR NATRIUM DENGAN STATUS GIZI PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANKAN HEMODIALISA (SYSTEMATIC LITERARURE REVIEW)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
PUSPITASARI, DWI WAHYU
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-01-24 08:45:00 
Abstract :
Meningkatnya angka kegemukan, diabetes dan tekanan darah tinggi mempengaruhi peningkatan risiko gagal ginjal. Gagal ginjal kronik terjadi karena ginjal mengalami gangguan yang ditandai dengan abnormalitas struktur ataupun fungsi ginjal yang berlangsung lebih dari 3 bulan. Gagal ginjal kronik ditandai dengan satu atau lebih tanda kerusakan ginjal yaitu albuminuria, abnormalitas sedimenurin, elektrolit, struktur ginjal juga disertai penurunan lajufiltrasi glomerulurus. Dalam keadaan ini ginjal kehilangan kemampuan untuk mempertahankan volume dan komposisi cairan dalam tubuh dengan diet makanan dan minuman normal. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan diet, kadar kalium, kadar natrium dengan status gizi pada gagal ginjal kronik hemodialisa. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review. Berdasarkan pencarian kata kunci, diperoleh 1.285 jurnal yang kemudian dikategorikan sesuai dengan kriteria inklusi sehingga didapatkan 7 jurnal dengan desain penelitian coss-sectional yang dipublikasikan di Google Scholar dan PubMed. Analisis data secara deskriptif yang telah dilakukan pada berbagai artikel menunjukkan bahwa adanya hubungan kepatuan diet dengan status gizi, dan adanya hubungan kadar kalium dengan status gizi, sedangkan kadar natrium tidak berpengaruh dengan status gizi. Hasil literature review pada studi review menunjukan bahwa terdapat hubungan kepatuhan diet dengan status gizi pada penderita gagal ginjal kronis yang menjalankan hemodialisa, maka semakin ketidak patuhan diet pada penderita maka, penderita mengalami malnutrisi. Hasil literature review pada studi reviewmenunjukan bahwa terdapat hubungan signifikan antara kadar kalium dengan status gizi menggunakan SGA pada penderita gagal ginjal kronis yang menjalankan hemodialisa. Hasil literature review pada studi review menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan antara kadar natrium dengan status gizi pada penderita gagal ginjal kronis yang menjalankan hemodialisa. Dari hasil penelitian disarankan perlu adanya pemantauan nutrisi secara berkala sbeelum dan sesudah hemodialisa oleh tenaga medis terutama ahli gizi, seta penderita lebih menjaga pola makan dengan baik agar penderita dapat tidak mengalami malnutrisi, odem, serta komplikasi penyakit lainnya. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya