DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN KONSUMSI FAST FOOD DENGAN KADAR KOLESTEROL PADA WARGA DI DESA JUMPUTREJO RT.07 RW.02 SUKODONO SIDOARJO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
MAULIDYA, NURUL
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-01-25 01:59:06 
Abstract :
Kebiasaan mengkonsumsi fast food saat ini tidak hanya dilakukan oleh masyarakat perkotaan saja, masyarakat pinggiran kota pun banyak yang menikmati fast food dengan alasan penyajiannya yang cepat dan praktis. Mengkonsumsi fast food yang berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol karena kandungan lemak yang terdapat dalam fast food yang cukup tinggi. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan konsumsi fast food dengan kadar kolesterol pada warga di Desa Jumputrejo RT.07 RW.02 Sukodono Sidoarjo. Desain penelitian adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua warga di Desa Jumputrejo RT.07 RW.02 Sukodono Sidoarjo sebesar 62 warga dan besar sampel sebesar 54 responden dengan teknik simple random sampling. Variabel independen penelitian ini adalah konsumsi fast food dan variabel dependen adalah kadar kolesterol. Intrumen penelitian menggunakan kuesioner dan pemeriksaan kadar kolesterol. Analisis data menggunakan uji rank spearmen dengan tingkat signifikan ? = 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa 30 responden (55.6%) mengkonsumsi fast food dengan frekuensi sedang dan 14 responden (25.9%) memiliki kadar kolesterol tinggi. Hasil uji Rank Spearmen dengan nilai kemaknaan ? = 0,05. Didapatkan p = 0,001 maka H0 ditolak artinya ada hubungan antara konsumsi fast food dengan kadar kolesterol pada Warga di Desa Jumputrejo RT.07 RW.02 Sukodono Sidoarjo. Simpulan dari penelitian ini adalah semakin tinggi frekuensi konsumsi fast food maka akan semakin tinggi pula risiko peningkatan kadar kolesterol, untuk itu mengkonsumsi fast food harus diimbangi dengan pola hidup sehat dengan cara olahraga yang teratur, mengkonsumsi makanan yang bergizi seperti buah dan sayur, memperbanyak minum air putih. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya