DETAIL DOCUMENT
PENGARUH BI RATE, INFLASI, DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP NILAI AKTIVA BERSIH (NAB) REKSADANA SAHAM KONVENSIONAL DENGAN INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PERIODE 2015-2019
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
SAFIYYAH, VINA
Subject
HD61 Risk Management 
Datestamp
2022-01-25 04:32:35 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bi rate, inflasi, dan nilai tukar rupiah terhadap Nilai Aktiva Bersih (NAB) dana ekuitas konvensional dengan indeks harga saham gabungan (ihsg) sebagai variabel intervening (periode 2015-2019). Penelitian ini menggunakan data sekunder, yaitu data yang diperoleh dari data statistik Otoritas Jasa Keuangan (OJK), data statistik Bank Indonesia (BI), dan Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2015-2019. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 dana ekuitas konvensional. Penelitian ini menggunakan metode puposive sampling dan metode yang digunakan dalam menganalisis data adalah WarpPLS 7.0. Analisis menunjukkan bahwa BI rate berpengaruh negatif signifikan terhadap Nilai Aktiva Bersih (NAB) dana ekuitas. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat memediasi hubungan antara BI rate dan Nilai Aktiva Bersih (NAV) dana ekuitas. Inflasi tidak mempengaruhi nilai aset bersih (NAV) dana ekuitas secara signifikan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak dapat memediasi hubungan antara inflasi dan nilai aset bersih (NAV) dari dana ekuitas. Nilai tukar Rupiah tidak secara signifikan mempengaruhi Nilai Aktiva bersih (NAB) dana ekuitas. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat memediasi hubungan antara nilai tukar Rupiah dan Nilai Aktiva Bersih (NAB) dana ekuitas. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya