DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN KADAR KREATININ TINGGI DENGAN KADAR C-REACTIVE PROTEIN (CRP) PADA GAGAL GINJAL KRONIK
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
AGUSTINA, ASHOMATUL MILA
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-01-25 04:40:32 
Abstract :
Gagal ginjal kronik dapat diartikan sebagai adanya kerusakan ginjal yang ditandai dengan peningkatan kadar kreatinin dan penurunan fungsi ginjal yang dilihat melalui penurunan Laju Filtrasi Glomerulus (LFG). Gagal ginjal kronik dapat menyebabkan beberapa komplikasi seperti, hipertensi, anemia, dislipidemia dan salah satu yang sangat ditakuti adalah aterosklerosis penyebab penyakit jantung koroner. Patofisiologi perkembangan aterosklerosis diperankan oleh CReactive Protein (CRP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara kadar kreatinin tinggi dengan kadar C-Reactive Protein (CRP) pada gagal ginjal kronik. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Metode pemeriksaan kadar kreatinin menggunakan reaksi enzymatic Jaffe Reaction sedangkan untuk C-Reactive Protein adalah aglutinasi latex. Hasil penelitian dari 30 sampel, pada kreatinin <2 mg/dL diperoleh 1 responden, 2-3 mg/dL diperoleh 5 responden, dan >3 mg/dL diperoleh 24 responden. Sedangkan pada kadar CRP diperoleh 5 responden) dan 25 responden negatif. Hasil analisis statistik normalitas kadar kreatinin tinggi diperoleh hasil pvalue 0.014 dan pada kadar CRP diperoleh p value 0.000 yang artinya tidak berdistribusi normal sehingga dilanjutkan uji non parametrik menggunakan uji korelasi spearman menunjukkan nilai p = 0.729, yang artinya tidak terdapat hubungan antara kadar kreatinin tinggi dengan kadar CRP pada penderita gagal ginjal kronik. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya