DETAIL DOCUMENT
GAMBARAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KEMANDIRIAN MENGGOSOK GIGI PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN DI PPT HARAPAN BANGSA II SAWAHAN SURABAYA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
ROPIAH, SITI
Subject
LB1501 Primary Education 
Datestamp
2022-01-26 02:53:54 
Abstract :
Ropiah, Siti. 2020. Gambaran Pola Asuh Orang Tua terhadap Kemandirian Menggosok Gigi pada Anak Usia 3-4 Tahun di PPT Harapan Bangsa II Kecamatan Sawahan Surabaya. Skripsi. Program Studi S1 Pendidikan Guru PAUD. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA). Orang tua yang salah menerapkan pola asuh akan membawa akibat buruk bagi perkembangan kemandirian anak. Bentuk kemandirian pada anak usia prasekolah salah satunya adalah menggosok gigi sendiri tanpa bantuan sebelum dan sesudah beraktifitas. Kecenderungan orang tua memberikan proteksi berlebihan terhadap anak mengakibatkan anak memiliki ketergantungan tinggi terhadap orang tuanya sehingga akan mempengaruhi kemandirian anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, menganalisis dan mendeskripsikan gambaran pola asuh orang tua terhadap kemandirian menggosok gigi anak usia 3-4 tahun di PPT Harapan Bangsa II Sawahan Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan cara reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa orang tua di PPT Harapan Bangsa II masih cenderung menerapkan gambaran pola asuh otoriter, beberapa orang tua sudah mulai demokratis dan terdapat salah satu orang tua yang menggunakan pola asuh permisif. Faktor-faktor penghambat yang mempengaruhi kemandirian anak diantaranya lingkungan yang kurang mendukung, latar belakang orang tua yang berbeda-beda, pola asuh orang tua yang tidak membiasakan anak untuk mandiri. Hal ini menunjukkan bahwa 6 anak termasuk pada kriteria Belum Berkembang (BB) karena masih belum bisa mandiri dalam kegiatan menggosok gigi ditandai dengan anak tidak meggosok gigi sendiri sebelum dan sesudah aktifitas, sementara 3 anak sudah mencapai kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH) karena mereka terlihat mandiri dalam kegiatan menggosok gigi, dan 1 anak mencapai kriteria Mulai Berkembang (MB) ditandai dengan kebiasaan anak dalam menggosok gigi yang terkadang masih dibantu orang tua dan terkadang dilakukan secara mandiri. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pola asuh orang tua yang paling dominan yakni pola asuh otoriter sehingga hal ini berdampak negatif terhadap kemandirian menggosok gigi pada anak, sedangkan pola asuh yang baik (demokratis) hanya dterapkan oleh beberapa orang tua dan hal ini menjadikan anak mandiri dalam menggosok gigi. Disarankan kepada orang tua agar sebaiknya dapat meluangkan waktu untuk mendampingi anak dalam menanamkan kemandirian sejak dini, serta memberikan kepercayaan kepada anak bahwa anak mampu melakukan sesuatu kegiatan secara mandiri tanpa bantuan orang lain. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya