DETAIL DOCUMENT
PERAN GURU DALAM MELATIH KEMANDIRIAN CUCI TANGAN PADA ANAK USIA DINI DI PPT TUNAS BANGSA KECAMATAN TANDES SURABAYA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
SISWIATI, SUCI DIA
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2023-04-11 05:22:31 
Abstract :
Suci Dia S., 2020. Peran Guru Dalam Melatih Kemandirian Cuci Tangan PadaAnak Usia Dini Di PPT Tunas Bangsa Kecamatan Tandes Surabaya. Penelitian Kualitatif Program Studi S1 PG Pendidikan Anak Usia Dini Faklultas IlmuPendidikan Universitas Nahdlatul Ulama. Pembimbing Machmudah,S.Pd,.M.Pd Peran guru dalam melatih kemandirian cuci tangan anak usia dini sangatdiperlukan untuk perkembangan kemandirian pada pendidikan anak usia dini.Peran guru yang dimaksud disini adalah bagian dari upaya untuk memaksimalkan perkembangan kemandirian cuci tangan anak usia dini di PPT Tunas Bangsa. Permasalahan yang ada di PPT Tunas Bangsa adalah banyaknya wali murid yangpekerjaannya sebagai pedagang kaki lima oleh sebab itu peran guru disini menjadititik sentral dalam mengembangkan kemandirian cuci tangan anak usia dini diPPT Tunas Bangsa Tandes Surabaya. Penelitian ini menggunakan Penelitian Kualitatif. Subyek penelitian anakusia dini sebanyak 30 anak. Lokasi penelitian di PPT Tunas Bangsa TandesSurabaya. Dengan menggunakan instrumen penelitian berupa lembar observasi,wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian dari peran guru dalam melatih kemandirian cuci tangan diPPT Tunas Bangsa Tandes Surabaya adalah baik. Setelah dilaksanakan observasidan peran guru terhadap kemandirian cuci tangan pada anak sebesar 83% (25anak) yang dengan kriteria berkembang sesuai harapan (BSH) sesuai dengan STPPA 2013 dan 17% (5 anak) anak yang mulai berkembang (MB) karenakurangnya stimulasi pendapingan orang tua pada anak di rumah . Kesimpulan dari penelitian ini adalah, bahwa peran guru dalam melatih kemandirian cuci tangan anak usia dini di PPT Tunas Bangsa KecamatanTandesSurabaya adalah baik hal ini dikarenakan anak mau dan mampu untuk melaksanakan tugas perkembangan kemandirian sesuai dengan STPPA 2013.Disarankan kepada para pengajar untuk menggunakan penerapan kemandirian cuci tangan sebagai alternatif pengajaran yang kreatif dan efektif. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya