DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN ROKOK ELEKTRIK DENGAN KAPASITAS VITAL PARU
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Author
SETIAWATI, AISYAH IMAS
Subject
RC31-1245 Internal medicine 
Datestamp
2023-04-13 03:57:48 
Abstract :
Latar Belakang : Rokok masih menjadi masalah untuk beberapa negara berkembang salah satunya Indonesia. Mengkonsumsi rokok dalam jangka waktu yang lama menjadi faktor risiko untuk banyak penyakit. Mulai bermunculan alternatif pengganti rokok konvensional yakni rokok elektrik yang sebagian orang mengatakan aman karena kadar nikotinnya masih rendah bahkan tidak ada nikotin di dalamnya. Zat dalam rokok elektrik selain nikotin juga berbahaya bagi tubuh dan untuk mengukur efek dari menggunakan rokok elektrik dalam waktu lama diperlukan pengukuran fungsi paru. Secara langsung mengkonsumsi rokok elektrik secara terus menerus akan menurunkan nilai fungsi paru seorang perokok karenanya penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan penggunaan rokok elektrik dengan kapasitas vital paru. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara penggunaan rokok elektrik dengan kapasitas vital paru Metode : Desain penelitian ini adalah cross sectional atau studi potong lintang dimana penelitian ini hanya dilakukan dalam sekali pengukuran. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Faal Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. Penelitian ini akan mengukur nilai kapasitas vital paru menggunakan spirometer. Responden pada penelitian ini berjumlah 37 orang dengan masing-masing responden perokok adalah 19 sedangkan responden tidak merokok adalah 18 orang. Hasil :Hasil penelitian ini didapatkan nilai rerata untuk kapasitas vital paru perokok elektrik adalah 75,32 %Pred dan setelah dianalisis data menggunakan independent t-test didapatkan nilai p = 0,001 < ? = 0,05 yang berarti terdapat perbedaan bermakna antara nilai kapasitas vital paru perokok elektrik dan non perokok. Diskusi: Dapat disimpulkan adanya hubungan penggunaan rokok elektrik dengan kapasitas vital paru yang dibuktikan dengan menurunnya nilai kaasitas vital paru pada perokok elektrik. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya