Institusion
Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
Author
BEREK, Ingracia Maria Bau
Subject
HB Economic Theory
Datestamp
2022-11-24 05:28:28
Abstract :
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana gambaran variabel anggaran berbasis kinerja dan partisipasi anggaran pada Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Belu? 2) Apakah variabel anggaran berbasis kinerja dan partisipasi anggaran secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja Aparatur Pemerintah Daerah pada Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Belu? 3) Apakah variabel anggaran berbasis kinerja dan partisipasi anggaran secara simultan berpengaruh signifikan terhadap terhadap kinerja Aparatur Pemerintah Daerah pada Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Belu? Populasi dalam penelitian ini adalah Aparatur pemerintah daerah yang bekerja pada Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Belu. Sampel ditentukan sebanyak 30 aparatur dengan menggunakan teknik sampel Purposive sampling. Teknik pengumpulan data dari sampel dengan menggunakan kuesioner. Data diolah menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian dengan analisis deskriptif memberikan gambaran variabel anggaran berbasis kinerja sebesar 82,3% kategori tinggi, variabel partisipasi anggaran sebesar 59,9% kategori kurang tinggi dan variabel kinerja aparatur pemerintah daerah 81,1% kategori tinggi. Berdasarkan analisis statistik regresi linear berganda diperoleh persamaan: Y= 40.843 + 0,512 X1 - 0,428 X2. Uji t menunjukan variabel anggaran berbasis kinerja dan partisipasi anggaran secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja aparatur pemerintah daerah. Uji F menunjukan variabel anggaran berbasis kinerja dan partisipasi anggaran secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja aparatur pemerintah daerah pada Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Belu. Koefisien determinasi 0,595 atau 59,5%. Kinerja aparatur pemerintah daerah merupakan kontribusi dari variabel anggaran berbasis kinerja dan partisipasi anggaran sedangkan sisanya yaitu 40,5% dapat dijelaskan dari variabel diluar penelitian ini. Melihat dari hasil analisis tersebut maka disarankan kepada para Aparatur di Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Belu agar terus memperhatikan peningkatan dalam pemehaman dan penerapan anggaran berbasis kinerja serta partisipasi anggaran agar dapat meningkatkan kinerja aparatur pemerintah daerah.