DETAIL DOCUMENT
Analisis Alokasi Anggaran Pembangunan Jalan Dan Jembatan Provinsi Pada Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Provinsi NTT
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
Author
EMA, Maria Kristiana
Subject
HB Economic Theory 
Datestamp
2022-11-24 05:29:22 
Abstract :
Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah (1) Mengapa alokasi anggaran belanja modal pembangunan jalan dan jembatan provinsi pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun anggaran 2015-2017 mengalami fluktuasi? (2) Mengapa realisasi tidak sama dengan alokasi anggaran belanja modal pembangunan jalan dan jembatan provinsi pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun anggaran 2015-2017?. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui alokasi anggaran belanja modal pembangunan jalan provinsi yang fluktuatif. (2) Untuk mengetahui realisasi yang tidak sama dengan alokasi anggaran belanja modal pembangunan jalan provinsi pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi NTT tahun anggaran 2015 ? 2017. Penelitian ini dilaksanakan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jenis data dalam penelitian ini terbagi atas data menurut sifat yang terdiri dari data kuantitatif dan data kualitatif, serta jenis data menurut sumber yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yakni analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian mengenai alokasi anggaran belanja modal pembangunan jalan provinsi diketahui bahwa pada akhir tahun 2015-2017 alokasi anggaran untuk pembangunan jalan provinsi melalui laporan realisasi anggaran program dan kegiatan mengalami fluktuatif. Alokasi anggaran untuk pembangunan jalan provinsi masih sangat kecil dan belum memenuhi kebutuhan. Alokasi anggaran pembangunan jalan provinsi yang sangat kecil tersebut dikarenakan dari total jumlah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang telah ditetapkan tersebut, hanya 25% untuk pembangunan jalan provinsi. Akibat terbatasnya anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan jalan provinsi tersebut, setiap tahunnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Nusa Tenggara Timur hanya bisa membangun 50 kilometer jalan provinsi. Jumlah realisasi yang tidak sama dengan anggaran tersebut disebabkan terjadi penghematan anggaran Dari hasil penelitian, disarankan untuk : (1) Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur sebaiknya lebih meningkatkan pengalokasian belanja modal untuk pembangunan jalan provinsi di tahun-tahun yang akan datang, sehingga masalah pembangunan jalan provinsi yang belum mantap tersebut dapat terbenahi. (2) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Nusa Tenggara Timur sebaiknya alokasi anggaran yang telah ditetapkan harus direalisasikan sesuai dengan anggaran yang ditetapkan sehingga program dan kegiatan pembangunan jalan tetap berjalan baik setiap tahunnya. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandira Kupang