DETAIL DOCUMENT
Analisis Perbandingan Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah dan Efektivitas Penerimaan PAD Kabupaten Belu Sebelum dan Sesudah Pemekaran
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
Author
BRIA, Gregorius
Subject
HB Economic Theory 
Datestamp
2022-11-24 06:49:10 
Abstract :
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana tingkat Kemandirian Keuangan Daerah dan Efektivitas Penerimaan PAD Kabupaten Belu selama periode sebelum pemekaran yang mencakup tahun 2011-2013 dan setelah pemekaran yaitu pada tahun 2014-2016 terjadi? Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat Kemandirian Keuangan Daerah dan Efektivitas Penerimaan PAD Kabupaten Belu selama periode sebelum pemekaran yang mencakup tahun 2011-2013 dan setelah terjadinya pemekaran yaitu pada tahun 2014-2016. Jenis data dalam penelitian ini terbagi atas data menurut sumber dan menurut sifat. Data menurut sumber terbagi atas data primer dan data sekunder sedangkan data menurut sifat terbagi atas data kuantitatif dan kualitatif. Data diolah dengan menggunakan teknik analisis Deskriptif Kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa tingkat Kemandirian Keuangan Daerah dan Efektivitas Penerimaan PAD Kabupaten Belu pada masa sebelum pemekaran daerah yang mencakup tahun 2011-2013 lebih kecil dibandingkan dengan masa sesudah pemekaran daerah yang mencakup tahun 2014-2016. Akan tetapi, apabila dibandingkan dengan persentase pola hubungan rasio kemandirian keuangan daerah dan persentase kriteria efektivitas penerimaan PAD, kemampuan keuangan Kabupaten Belu baik sebelum pemekaran yaitu pada tahun 2011-2013 dan sesudah pemekaran yang mencakup tahun 2014-2016 masih sangat rendah. Melihat dari hasil analisis tersebut maka disarankan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-daratan Timor agar dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerahnya dari potensi yang ada, sehingga ketergantungan terhadap pemerintah pusat dapat berkurang. Peningkatan PAD dapat dilakukan dengan cara mengembangkan potensi-potensi yang telah ada dan menggali potensi-potensi baru yang dapat dijadikan sebagai sumber PAD daerahnya serta pemerintah daerah diharapkan dapat mengevaluasi kembali potensi-potensi daerah yang dapat dijadikan sumber PAD sebelum menetapkan anggaran dalam tahun berjalan agar tidak terdapat kesenjangan antara target dan realisasi penerimaan PAD yang dipreroleh. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandira Kupang