Abstract :
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah investasi pengadaan Bus Damri layak bagi Perusahaan Umum (Perum) Damri Kantor Cabang Kupang. Tujuan penelitian untuk mengetahui layak dan tidaknya instansi pengadaan Bus Damri di perusahaan umum (Perum) Damri Kantor Cabang Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan obyek yang diteliti adalah data kondisi keuangan Neraca, Laporan Arus Kas, dan Laporan Laba/Rugi Perusahaan Umum (Perum) Damri Kantor Cabang Kupang periode tahun 2016-2018. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan usulan investasi (Belanja Modal) pengadaan Bus Damri yang baru ditinjau dari Aspek Finansial. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Tinjauan Literatur dan Penelitian Lapangan, dimana Peneliti melakukan pengumpulan data digital maupun dokumen terkait yang berhubungan dengan masalah Penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif untuk mengukur kelayakan investasi pengadaan Bus baru pada Perum Damri Kantor Cabang Kupang dengan menggunakan beberapa kriteria penghitungan seperti Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP), dan Profitability Index (PI). Berdasarkan hasil Penelitian, diketahui bahwa (1) nilai NPV negatif sebesar Rp. - 9.820.342.805.- (lebih kecil dari nol) maka berdasarkan ketentuan investasi tidak layak dijalankan; (2) nilai IRR < nilai MARR (Minimum Attractive Rate of Return) yaitu nilai IRR sebesar 10,29%, dimana lebih kecil daripada MARR sebesar 14%., sehingga investasi tidak layak dijalankan; (3) perhitungan PP menyatakan lama periode pengembalian modal > umur ekonomis aset, sehinga investasi tidak layak untuk dijalankan; (4) nilai PI < 1, maka berdasarkan ketentuan, investasi pengadaan Bus baru tidak layak untuk dijalankan. Dari hasil penelitian ini maka disarankan kepada Perusahaan Umum Damri Kantor Cabang Kupang untuk melakukan pembenahan pada peningkatan nilai pemasukan dari aset?aset investasi yang telah ada demi memperoleh keuntungan finansial yang maksimal.