Abstract :
Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Perlakuan Akuntansi Aktiva Tetap Kendaraan Bermotor pada Dinas Peternakan Provinsi NTT?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Perlakuan Akuntansi Aktiva Tetap Kendaraan Bermotor pada Dinas Peternakan Provinsi NTT. Tempat Penelitian dilakukan pada Dinas Peternakan Provinsi NTT pada bulan Mei sampai Oktober 2018. Sumber data yang digunakan adalah kuantitatif dan Kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara untuk memperoleh informasi yang akurat mengenai masalah yang diteliti, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data dengan cara mencatat dari arsip/dokumen yang berhubungan dengan data yang diambil. penelitian menunjukkan bahwa, pada Dinas Peternakan Provinsi NTT dalam menginventaris barang milik daerah khususnya aktiva tetap kendaraan bermotor operasional daerah tidak adanya penghapusan bagi kendaraan yang masa manfaatnya sudah melewati batas dan tidak memberikan manfaat bagi pemerintah daerah yang sangat merugikan daerah itu sendiri, dimana kendaraan tersebut akan merugikan Dinas karena anggaran untuk pemeliharaan dan perbaikan untuk kendaraan tersebut akan semakin besar dan menambah pembebanan terhadap perbendaharaan aset daerah sedangkan kendaraan itu sendiri ada yang sudah tidak digunakan lagi sebagai kendaraan operasional dinas. Hal ini berdampak pada Neraca dan Laporan Realisasi Anggaran dimana seolah-olah daerah memiliki banyak aset, ternyata yang bermanfaat atau yang digunakan hanya sedikit saja. Saran diharapkan Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan penghapusan bagi Aset Tetap yang masa manfaatnya telah melampaui batas dan yang tidak memberikan manfaat bagi instansi, apabila Dinas Peternakan melakukan penghapusan bagi kendaraan yang sudah melampaui batas umur ekonomis, maka ada dua keuntungan yang diperoleh yakni dapat mengurangi pembebanan anggaran pemerintah dalam pemeliharaan kendaraan, dan pemerintah memperoleh penghasilan atau pendapatan dari penjualan kendaraan tersebut.