Abstract :
Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) apakah program terpadu mandiri anggur nerah sudah diimplementasikan secara efektif dan efisien? (2) apakah masalah atau hambatan dalam pengembalian dana program terpadu mandiri anggur merah? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dana anggur merah sudah diimplementasikan secara efektif dan efisien dan untuk mengetahui hambatan atau masalah dalam pengembalian dana terpadu anggur merah di Kabupaten Belu. Penelitian ini dilakukan di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Belu, Data yang dikumpulkan dalam penelitian adalah Laporan Keuangan terhadap pelaksanaan Program Anggur Merah di Kecamatan Tasifeto Timur, Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditunjukkan bahwa (1) program anggur merah belum dilaksanakan secara efektif karena program anggur merah berjalan tidak sesuai dengan perencanaan dan tujuan awal di bentuknya program anggur merah, pelaksanaan, pengawasan dan pelaporan tidak sesuai dengan perencanaan awal dan tidak efisien karena masyarakat kurang memiliki kemampuan dan pengetahuan untuk mengelola uang dengan baik, jenis usaha masyarakat membutuhkan waktu yang lama untuk menghasilkan sehingga program anggur merah tidak berjalan dengan baik
(2) ada hambatan atau masalah dalam pengembalian dana yang telah diberikan bahkan ada yang sama sekali tidak mengembalikan dana anggur merah yang telah diberikan, dan adanya keterlambatan dalam pengembalian dana disebabkan oleh : (1) kurang adanya kesadaran dari anggota kelompok untuk mengembalikan dana anggur merah, (2) masyarakat mendengar isu bahwa dana anggur merah merupakan dana hibah sehingga tidak perlu dikembalikan (3) usaha yang dijalankan masyarakat membutuhkan waktu yang lama untuk menghasilkan (4) tidak adanya sanksi yang tegas bagi anggota kelompok yang tidak mengembalikan dana yang telah diberikan, (5) ada hewan yang mati atau dijual tapi tidak dilaporkan kepada pemerintah. Saran yang diberikan adalah perlu adanya persiapan, pelatihan, bimbingan perlu adanya tindak lanjut yang tegas yang dibuat oleh Pendamping Kelompok Masyarakat (PKM) terhadap kelompok masyarakat pengelola dana program Anggur Merah yang gagal dalam menjalankan usaha yang telah dibentuknya.