Abstract :
Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw adalah model pembelajaran yang dilakukan secara berkelompok dimana siswa dalam satu kelas dijadikan kelompok asal dan kelompok ahli yang terdiri empat sampai lima orang untuk memahami konsep yang difasilitasi oleh guru. Selain itu Jigsaw merupakan suatu cara yang efektif untuk membuat variasi suasana pola diskusi kelas dengan asumsi bahwa semua resitasi atau diskusi membutuhkan pengaturan untuk mengendalikan kelas secara keseluruhan, dan prosedur yang digunakan dalam Jigsaw dapat memberi siswa lebih banyak waktu berpikir, untuk merespon dan saling membantu. Masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana efektifitas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar siswa SMAK Suria Atambua? (2) Apakah terdapat hubungan minat siswa terhadap hasil belajar dalam model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw materi pokok gaya antar molekul pada SMAK Suria Atambua? (3) Apakah terdapat pengaruh minat siswa terhadap hasil belajar dalam model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw materi pokok gaya antar molekul pada SMAK Suria Atambua?. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui efektifitas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap prestasi belajar siswa SMAK Suria Atambua (2) Untuk mengetahui apakah terdapat hubungan minat siswa terhadap hasil belajar dalam model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw materi pokok gaya antar molekul pada SMAK Suria Atambua (3) Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh minat siswa terhadap hasil belajar dalam model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw materi pokok gaya antar molekul pada SMAK Suria Atambua. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan asosiatif dengan sampel penelitian siswa/i kelas XI IPA SMAK Suria Atambua yang berjumlah 35 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar pengamatan pengelolaan pelaksanaan pembelajaran yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, lembar afektif siswa, Tes Hasil Belajar (THB) dan angket minat siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis statistik. Dari hasil analisis deskriptif diperoleh bahwa kemampuan guru dalam mengelola pelaksanaan pembelajaran yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw termasuk dalam kategori baik dengan skor 3,57. Ketuntasaan indikator hasil belajar dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw adalah tuntas, dengan rincian untuk kedua aspek:
(1) Aspek Kognitif tuntas dengan skor 0,79, (2) Aspek afektif 0,82. Ketuntasaan hasil belajar dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw adalah tuntas, dengan rincian untuk kedua aspek: (1) Aspek Kognitif tuntas dengan skor 81,25, (2) Aspek afektif 78,46. Minat siswa terhadap kegiatan pembelajaran berada pada interprestasi skor sangat kuaat yaitu 86,31. Terdapat hubungan yang signifikan antara minat siswa dan hasil belajar yaitu 2,66, serta terdapat pengaruh yang signifikan antara minat siswa dan hasil belajar yaitu 8,12. Dari uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw baik untuk diterapkan pada siswa kelas XI IPA SMAK Suria Atambua materi pokok gaya antar molekul.