DETAIL DOCUMENT
Analisis Pengentasan Kemiskinan Melalui Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan Di Kabupaten Flores Timur(Studi Kasus di Kecamatan Larantuka)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
Author
KEBAN, Elisabeth Inanti
Subject
HC Economic History and Conditions 
Datestamp
2020-01-06 02:00:18 
Abstract :
Rumusan masalah yang diangkat dari judul penelitian ini adalah Bagaimana potensi sumber daya perikanan di Kabupaten Flores Timur? dan Bagaimana program pengetasan kemiskinan melalui pemanfaatan sumber daya perikanan di Kabupaten Flores Timur? Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengentasan kemiskinan melalui pemanfaatan sumber daya perikanan di Kabupaten Flores Timur. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Tahun 2013 sebelum ada bantuan dari pemerintah jumlah pendapatan perkapita di Kabupaten Flores Timur hanya sebesar Rp.10.890.000 dengan jumlah RTP miskin sebanyak 489. Pada tahun 2014 Pemerintah Kabupaten Flores Timur melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Flores Timur memberikan bantuan kepada nelayan sehingga dapat mendorong jumlah pendapatan per kapita dan mengurangi RTP miskin. Program pengentasan kemiskinan yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Flores Timur melalui Dinas Kelautan dan Perikanan yang memberikan bantuan kepada nelayan berupa kapal motor, perahu papan, dan dana hiba sangat membantu dalam mengurangi kemiskinan di Kabupaten Flores Timur . Hal ini terbukti dari bantuan yang diberikan pemerintah kepada para nelayan tersebut dapat membantu para nelayan menangkap ikan dalam jumlah yang lebih banyak, sehingga dapat meningkatkan pendapatan para nelayan. Selain itu jika pendapatan pera nelayan semakin bertambah maka dapat mendorong nelayan untuk mengembangkan usahanya dengan menambah jumlah alat tangkap dan menyerap banyak tenaga kerja. Para nelayan masih mengalami banyak hambatan dalam mengembangkan usahanya seperti modal kerja yang minim, kurangnya tenaga kerja yang terampil, dan tempat pemasaran. Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan bagi nelayan diharapkan agar program pemberdayaan yang ada dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memperlancar usaha guna mengurangi angka kemiskinan yang ada di Kabupaten Flores Timur. Bagi pemerintah diharapkan untuk terus memperhatikan semua para nelayan yang ada. Dan perlu adanya kerjasama untuk saling mendukung antara pemerintah dan nelayan. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandira Kupang