Abstract :
Seiring dengan perkembangan lalulintas yang begitu cepat, baik dalam jumlah
maupun berat maka diperlukan satu perencanaan konstruksi perkerasan jalan yang baik dan
mempunyai umur pelayanan yang cukup lama. Untuk mendapatkan struktur perkerasan
jalan yang baik dan memenuhi Spesifikasi Bina Marga salah satu faktor yang penting adalah
gradasi agregat. Gradasi merupakan salah satu sifat agregat yang berpengaruh terhadap
kualitas campuran aspal. Setiap jenis campuran aspal untuk lapisan perkerasan jalan
mempunyai gradasi agregat tertentu. Gradasi agregat dinyatakan dalam persentase lolos,
atau persentase tertahan, yang dihitung berdasarkan berat agregat dengan
menggunakan satu set saringan agregat. Gradasi agregat menentukan besarnya rongga
atau pori yang mungkin terjadi dalam campuran. Agregat campuran yang terdiri dari
agregat berukuran sama akan berongga atau berpori banyak, karena tidak terdapat agregat
berukuran lebih kecil yang dapat mengisi rongga yang terjadi. Hal ini disebabkan rongga
yang terbentuk oleh susunan agregat berukuran besar, akan diisi oleh agregat berukuran
lebih kecil. Laston Wearing Course mempunyai kekuatan yang sama dengan tipikal yang
disyaratkan untuk aspal beton konvensional (AC).
Dalam spesifikasi teknik Bina Marga 2010, campuran Laston AC - WC mempunyai
dua ketentuan gradasi, yaitu gradasi kasar dan gradasi halus, dimana dari kedua gradasi
tersebut mempunyai susunan butiran agregat yang berbeda dan memberikan pengaruh
yang berbeda ? beda terhadap karakteristik nilai parameter marshall. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Untuk Mengetahui Karakteristik Material dari
Quarry Takari, Proporsi Agregat Gabungan, nilai parameter marshall (Stabilitas, Flow,
Marshall Quotion, VIM, VMA, VFB) yang dihasilkan agregat pada dua gradasi, dan kadar
aspal optimum dalam campuran AC ? WC dengan agregat pada dua gradasi.
Dari hasil pengujian diperoleh nilai-nilai karakteristik sebagai berikut: Gradasi Kasar :
Stabilitas 1268.39 kg (spek.>800 kg), flow 4.20 mm (spek.>3 mm), MQ 316.50 kg/mm
(spek.>250 kg/mm), VMA 20.90 % (spek.>15%), VIM 3.89 % (spek. 3%-6%), VFB 81.39 %
(spek.>63%), dengan kadar aspal optimum sebesar 5,5 %; Sedangkan Gradasi Halus tidak
memenuhi parameter marshall yaitu VMA.
. Kata kunci :Laston, Gradasi Kasar dan Gradasi Halus, Karakteristik Material Terhadap
Parameter Marshal