Abstract :
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana perbandingan Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang dan Kabupaten TTS? Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah antara Kabupaten Kupang dan Kabupaten TTS. Data dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Hasil Analisis Komparatif Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang dan Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun Anggaran 2012- 2014 adalah: (1) Berdasarkan Rasio Efektifitas PAD menunjukkan bahwa Kabupaten TTS lebih baik dalam memobilisasi PAD yaitu sebesar (102,16% atau sangat efektif) dibandingkan dengan Kabupaten Kupang (90% atau cukup efektif). (2) Berdasarkan Rasio Efisiensi Belanja menunjukkan bahwa baik Kabupaten Kupang maupun Kabupaten TTS cukup efisien dalam penggunaan anggaran belanja daerah yaitu mencapai 87% dan 81,74%. (3) Berdasarkan Rasio Liquiditas yang terdiri dari rasio lancar, rasio kas, rasio cepat dan rasio modal kerja terhadap total aset menunjukkan bahwa Kabupaten TTS lebih baik dari Kabupaten Kupang dengan pencapaian persentase rasio yang lebih besar. (4) Berdasarkan Rasio Solvabilitas menunjukkan bahwa Kabupaten Kupang jauh lebih besar yaitu sebesar 365,1% dibandingkan dengan Kabupaten TTS yaitu sebesar 283,07%. (5) Berdasarkan Rasio Hutang yang terdiri dari rasio utang terhadap ekuitas dan rasio utang terhadap aset modal menunjukkan bahwa Kabupaten Kupang lebih baik dibandingkan dengan Kabupaten TTS dengan pencapaian persentase rasio yang lebih besar. (6) Berdasarkan rasio efektifitas PAD, rasio efisiensi belanja, rasio liquiditas, rasio solvabilitas dan rasio hutang maka secara umum menunjukkan bahwa Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten TTS lebih baik dibandingkan dengan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang. Dengan melihat dari hasil analisis tersebut, maka disarankan kepada Pemerintah Kabupaten Kupang dan Kabupaten TTS untuk: (1) Lebih meningkatkan efektivitas anggaran PAD. (2) Lebih meningkatkan efisiensi anggaran belanja. (3) Menjaga posisi likuiditas dan menjaga keseimbangan aktiva lancar. (4) Menyediakan dana lebih dalam jumlah tertentu agar dapat digunakan pada saat dibutuhkan sehingga pemenuhan kewajiban finansialnya baik itu jangka panjang maupun jangka pendek semakin meningkat. (5) Mengurangi pinjaman dari pihak kreditor agar jumlah ekuitas maupun aset modal untuk menjamin utang pun dapat berkurang.