Institusion
Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
Author
VINSENSIUS UN, Vinsensius Un
Subject
HE Transportation and Communications
Datestamp
2020-01-07 04:56:54
Abstract :
Jalan merupakan infrastruktur utama dalam menggerakan roda perekonian nasional dan daerah, dan sebagai sarana penghubung antara daerah. Struktur perkerasan jalan yang banyak digunakan adalah lapis perkerasan lentur dengan campuran panas (Hot mix). Laston adalah beton aspal bergradasi menerus yang dicampur, dihampar dan dipadatka dalamkeadaan panas. Kerusakan yang sering terjadi akibat daya ikat aspal yan g lemah serta beban lalulintas yang tinggi.Karet alam memilik sifat tahan terhadap slip, daya ikat yang tinggi, kelenturan, memiliki ketahanan terhadap retakdan tahankikis, lebih mencengkram, tahan terhadap cuaca.. Variasi bahan tambah karet alam yang akan digunakan adalah 0%, 1%, 1,5%, 2%, 2,5%, 3% dari kadar aspal optimum. Setelah pengujian pemadatan dan pengujian marshall pada campuran beton aspal padat AC-WC menggunakan material dari Stok Pile milik PT. Usaha KaryaBuanaQuarry Bipolo diperoleh kadar aspal optimum sebesar 5,85%. Pada campuran dengan karet alam 0% menghasilkan stabilitas sebesar 880,94 kg, flow sebesar 3,335 mm, Marshall Quotient (MQ) sebesar 264,35, VMA sebesar 15,46%, VIM sebesar 3,56%, VFB sebesar 76,94%, dan Kepadatan sebesar 2 ,249. Nilai Stabilitas pada smua variasi karet alam memenuhi syarat dalam spesifikasi yaitu minimum 800 kg, nilai kelelehan (flow) pada semua variasi karet alam memenuhi syarat dalam spesifikasi yaitu minimum 3 mm, nilai Marshall Quotient (MQ) pada variasi karet alam1%, 1,5%dan2% memenuhi syarat dalam spesifikasi yaitu minimum 250 Kg/ mm, dan pada karet alam2,5%dan 3% nilai MQ tidak memenuhi syarat minimum dalam spesifikasi yaitu 250 kg/mm, Nilai VMA pada variasi karet alam 1%,1,5% dan 2% memenuhi syarat dalam spesifikasi yaitu minimum 15%,seda ngkan variasikaret 2,5% dan 3% tidakmemenuhisyarat minimum spesifikasi. Nilai VIM han ya variasi karet alam 1% dan 1,5% yang memenuhi syarat dalam spesifikasi yaitu minim um 3% dan maksimum 5%,sedangkan variasikaret alam 2%,2,5% dan 3% tidak memenu hi syarat spesifikasi.Dan nilai VFB pada semua variasi karet alam memenuhi syarat dalam spesifikasi yaitu minimum 65%.