Institusion
Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
Author
SIDE, Alfiana Maria Rosanti
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Datestamp
2023-02-22 00:46:33
Abstract :
Agregat alami merupakan agregat yang berbentuk bulat dan memiliki permukaan yang relatif lebih licin dibandingkan dengan agregat buatan karena agregat ini mengalami pengikisan oleh air. Partikel agregat yang bulat saling bersentuhan dengan luas bidang kontak kecil sehingga menghasilkan interlocking yang lebih kecil. Agregat ini juga memiliki daya lekat yang kurang baik terhadap aspal kerena memiliki permukaan yang cenderung lebih halus dan licin, hal tersebut akan berpengaruh pada kualitas dari perkerasan jalan. Adapun lapis perkerasan jalan yang sekarang banyak digunakan adalah lapis perkerasan lentur dengan campuran panas. Salah satu jenis campuran aspal panas adalah Lapis aspal beton. Lapis aspal beton AC-WC merupakan lapis permukaan yang terletak paling atas/lapis aus/lapis permukaan. Lapis permukaan merupakan lapisan yang pertama kali menerima beban roda kendaraan pada sebuah konstruksi jalan. Berdasarkan permasalahan di atas maka dilakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui nilai dari setiap karakteristik Marshall apabila menggunakan agregat alami sebagai agregat kasar. Dengan menggunakan metode Marshall dengan perkiraan aspal yaitu : 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, 7%. Sehingga didapatkan nilai untuk setiap parameter Marshall yang meliputi : Kepadatan, VIM, VMA, VFA, Stabilitas, Flow dan Rasio Partikel Bahan Lolos No.200 tidak memenuhi Spesifikasi Bina Marga 2018 Revisi 2. Dengan demikian KAO untuk setiap variasi kadar aspal juga tidak ditemukan.