Abstract :
Ada sejumlah aktivitas yang dilakukan secara manual dan mendorong individu
untuk memiliki kompetensi otot dan tulang. Namun kompetensi yang dimiliki oleh
seorang individu sangat terbatas sehingga pada saat melakukan aktivitas secara
manual tidak jarang terjadi keluhan pada otot yaitu Musculoskeletal Disorders
(MSDs). Kegiatan di PT Triplus Hitech masih bersifat manual terutama pada proses
sebelum dan sesudah pencampuran bahan resin, oleh karena itu terdapat beberapa
keluhan pada kegiatan ini. Tujuan dari analisis ini adalah untuk melihat keluhan
subjektif MSDs, rasio risiko ergonomi dan hubungan antara usia, postur kerja,
indeks massa tubuh, perilaku merokok pada keluhan MSDs. Media yang digunakan
adalah kuesioner NBM, gambar postur kerja dan kuesioner karakteristik pekerja.
pada kuesioner NBM keluhan subjektif yang paling dirasakan adalah pada
pinggang dengan nilai 40 (100%). dalam analisa ini menggunakan metode REBA
dengan perhitungan yang dilakukan untuk mendapatkan data tingkat resiko tinggi
yaitu pada kelompok sebelum proses pencampuran bahan resin rata-rata 11 dan
pada bagian setelah proses pencampuran bahan resin rata-rata adalah 9,3.
Berdasarkan hasil uji analisis terkait sejumlah keluhan MSDs antara lain umur,
postur tubuh dan body mass ratio memiliki nilai signifikansi < 0,05, dan yang tidak
berhubungan dengan keluhan MSDs yaitu merokok memiliki nilai signifikansi dari
> 0,05.