Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Rasio Kecukupan
Modal (CAR), Profil Resiko dan Beban Operasional terhadap Pendapataan
Operasional (BOPO) terhadap Profitabilitas (ROE) sebagai proksi dari
profitabilitas Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan
Indonesia periode tahun 2014-2018. Teknik sampling yang digunakan adalah
purposive sampling dengan menggunakan laporan keuangan perusahaan bank
umum swasta nasional sub sector devisa dan non devisa yang terdaftar di Otoritas
Jasa Keuangan Indonesia. Data sekunder diperoleh dari Laporan Keuangan
Publikasi Tahunan secara periodik selama periode pengamatan yaitu tahun 2014
hingga 2018. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu regresi
linier berganda, uji asumsi klasik, uji t, uji f dan uji koefisien determinasi.
Sedangkan uji asumsi klasik yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji
autokorelasi, uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heterokedastisitas.
Untuk populasi dalam penelitian ini sebanyak 52 perbankan. Jumlah sampel yang
diambil sebanyak 24 perbankan dengan menggunakan teknik purposive sampling.
Dalam hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa rasio kecukupan modal
(CAR), rasio likuiditas (FDR), rasio pembiayaan bermasalah (NPF) dan beban
operasional terhadap pendapatan operasional berpengaruh negative terhadap
profitabilitas (ROE). Secara silmutan untuk variabel rasio kecukupan modal
(CAR), rasio likuiditas (FDR), rasio pembiayaan bermasalah (NPF) dan beban
operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) secara bersamaan
berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (ROE) pada perusahaan bank
umum swasta nasional sub sector devisa dan non devisa yang terdaftar di Otoritas
Jasa Keuangan Indonesia tahun 2014 sampai 2018. Dalam hasil penelitian pada
uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel independen berpengaruh
sebesar 69% terhadap variabel dependen, sisanya 31% di peengaruhi variabel lain
yang tidak dicantumkan pada penelitian ini.