Abstract :
Sektor industri consumer goods subsektor food and beverage merupakan sektor
yang akan terus tumbuh dan tahan dalam menghadapi krisis dibandingkan dengan
sektor lainnya, karena makanan dan minuman merupakan kebutuhan pokok maka
dari itu dalam kondisi apapun produk makanan dan minuman tetap dibutuhkan
oleh konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh current ratio
dan total asset turnover terhadap return on asset perusahaan manufaktur
subsektor food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode
2014-2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Variabel
independen yang digunakan adalah current ratio dan total asset turnover.
Variabel dependen yang digunakan adalah return on asset. Populasi penelitian ini
adalah 24 perusahaan food and beverage. Pengambilan sampel menggunakan
metode purposive sampling yaitu dengan kriteria yang telah ditentukan sehingga
diperoleh 11 perusahaan yang memenuhi kriteria selama periode 2014-2018
sehingga data yang diperoleh sebanyak 55 data observasi. Jenis data yang
digunakan adalah data sekunder, dan model analisis data yang digunakan adalah
analisis regresi linier berganda. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan
bantuan dari program statistik SPSS version 25 for windows. Hasil dalam
penelitian ini menunjukan bahwa: (1) current ratio berpengaruh terhadap return
on asset, (2) total asset turnover tidak berpengaruh terhadap return on asset, (3)
secara simultan, current ratio dan total asset turnover berpengaruh terhadap
return on asset pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia.