Abstract :
Tata kelola perusahaan merupakan unsur penting dalam setiap perusahaan dengan
tata kelola perusahaan yang baik, dan dipadu dengan struktur kepemilikan maka
laba yang di diperoleh semakin menguntungkan. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui pengaruh tata kelola perusahaan dan struktur kepemilikan terhadap
manajemen laba. Populasi yang dijadikan objek penelitian ini adalah 42 perusahaan
sub sektor transportasi yang tedaftar di Bursa Efek Indonesia dengan jangka waktu
pengamatan dari tahun 2014-2018. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik
purposive sampling, hasil pemilihan tersebut diperoleh sebanyak 20 perusahaan.
Data penelitian menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui website
www.idx.co.id. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, uji asumsi
klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, uji autokorelasi)
dan analisis linear berganda. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji parsial, uji
simultan dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian dengan mengunakan uji t ,
diperoleh secara parsial dewan direksi tidak bepengaruh terhadap manajemen laba,
dewan komisaris tidak berpengaruh terhadap manajemen laba, kepemilikan
manajerial tidak berpengaruh terhadap manajemen laba, kepemilikan institusional
tidak berpengaruh terhadap manajemen laba, Sedangkan komite audit berpengaruh
terhadap manajemen laba. Hasil penelitian dengan menggunakan uji F, diperoleh
secara simultan menyatakan dewan direksi, dewan komisaris, komite audit,
kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional berpengaruh signifikan terhadap
manajemen laba. Hasil nilai uji koefisien determinasi sebesar 0,194 yang berarti
pengaruh tata kelola perusahaan dan struktur kepemilikan sebesar 19,4%
mempengaruhi manajemen laba dan sisanya sebesar 80,6% dipengaruhi oleh
variabel lain dalam penelitian ini.