Abstract :
Manajemen laba dapat diartikan adanya intervensi manajemen dalam laporan
keuangan dengan perataan, menaikkan ataupun penurunan laba sebelum di
publikasikan kepada pihak external. Dalam artian tersebut laporan keuangan
tersebut dapat menyesatkan, sehingga tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui
pengaruh asimetri informasi dan good corporate governance yang dinilai dari
ukuran dewan komisaris pada perusahaan serta kepemilikan institusional pada
manajamen laba dengan objek perusahaan terindeks LQ45 Bursa Efek Indonesia.
Dari keseluruhan 45 perusahaan indeks LQ45, melalui metode purposive sampling
diporleh hasil sampel sebanyak 12 perusahaan pada periode 2014-2018. Penelitian
akhir diperoleh bahwa bila secara simultan memperoleh hasil bahwa adanya
pengaruh signifikan dari asimetri informasi, dewan komisaris independen, dan
kepemilikan institusional terhadap manajemen laba. Sementara itu apabila secara
parsial diperoleh asimetri informasi membuktikan negatif dan ditidak berpengaruh
pada manajemen laba. Dewan komisaris independen dan kepemilikan institusioanl
sebagai salah satu mekanisme good corporate governance berpengaruh signifikan
terhadap manajemen laba pada perusahaan yang terindek dalam LQ45 Bursa Efek
Indonesia periode 2014-2018.