Abstract :
Laporan arus kas merupakan laporan yang berisi informasi aliran kas masuk dan
aliran kas keluar dari perusahaan selama periode tertentu (Suaidah, 2017). Dalam
perusahaan terutama dalam bidang Perbankan, kas sangat penting dalam setiap
transaksi dan kegiatan operasi. Terbukti banyak perusahaan termasuk Perbankan
tidak mengatur arus kas dengan baik sehingga Arus Kas Masa Depan mengalami
penurunan yang sangat besar. Sehingga tujuan riset ini adalah menguji pengaruh
komponen arus kas, laba bersih dan perubahan hutang terhadap arus kas masa
depan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan populasi
yang ditentukan pada laporan keuangan tahunan dengan kualifikasi Entitas
perbankan yang tercantum di Bursa Efek Indonesia, Laporan keuangan perusahaan
telah diaudit, Perusahaan perbankan yang masih beroperasi sampai tahun 2019,
Memiliki laporan arus kas dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2018, Memiliki
laporan laba rugi dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2018, serta Memiliki
laporan neraca yang tercantum dengan jelas nominal hutang dari tahun 2012 sampai
dengan 2018, serta sampel yang diambil sebanyak 30 perusahaan selama 7 tahun.
Metode pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purpose
sampling. Berlandaskan riset yang telah dijalankan terbukti selaku fragmentaris
arus kas operasional, arus kas investasi dan perubahan hutang berimbas atas arus
kas masa depan. Dilain hal, arus kas pendanaan serta laba bersih kagak mengimbasi
arus kas masa depan. Selaku bersamaan arus kas operasi, arus kas investasi, arus
kas pendanaan, laba bersih serta perubahan hutang mengimbasi arus kas masa
depan