Abstract :
Pada setiap perusahaan akan selalu membangun usahanya dengan baik dan
bertujuan jangka panjang. Hal tersebut dibuktikan dengan strategi yang dilakukan
perusahaan dalam menarik para investor dalam memberi modal pada perusahaan.
Memiliki rencana jangka panjang dengan cara memaksimumkan nilai pada suatu
perusahaan. Investor akan tertarik untuk menanamkan modal dan berinvestasi di
perusahaan yang mempunyai nilai tinggi serta profit tinggi. Penelitian ini
dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh profitabilitas, kebijakan dividen
dan kebijakan hutang terhadap nilai perusahaan manufaktur di Bursa Efek
Indonesia. Dalam penelitian ini jumlah populasi yang diambil sebanyak 41
perusahaan sektor industri dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
tahun 2014-2018. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan
metode purposive samplling sehingga mendapatkan 10 perusahaan yang
memenuhi sesuai kriteria pengambilan sampel. Penelitian ini menggukan data
sekunder yang diperoleh dari Bursa efek Indonesia. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dengan menggunakan program
SPSS versi 21. Hasil uji t dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial
profitabilitas memiliki nilai Thitung 5,258 > Ttabel 2,01290 dan kebijakan hutang
memiliki nilai Thitung 6,122 > Ttabel 2,01290 sehingga berpengaruh positif dan
signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan kebijakan dividen tidak
berpengaruh signifikan tetapi bernilai positif terhadap nilai perusahaan. Dan hasil
uji F dalam penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas, kebijakan dividen
dan kebijakan hutang secara silmutan berpengaruh positif dan signifikan terhadap
nilai perusahaan dibuktikan dengan nilai Fhitung 116,745 > Ftabel 2,81 dan nilai sig
< 0,05.