Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel X1 pertumbuhan
penjualan dan X2 perputaran piutang pada Y likuiditas pada perusahaan yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2018. Data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah data sekunder yang berupa laporan keuangan pada
perusahaan sektor retail trade. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan
sektor retail trade periode 2014-2018 selama 5 tahun dan teknik pengambilan
sampel menggunakan metode purposive sampling. Sampel yang digunakan
sebanyak 7 perusahaan dari 25 perusahaan. Metode analisis dalam penelitian ini
menggunakan regresi linear berganda, uji t, uji F. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa secara parsial pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh terhadap
likuiditas. Hal ini dibuktikan dari tingkat signifikansi sebesar 0,138 dimana 0,138
> 0,05 serta t hitung -1,522 < 2,037 dengan arah negatif. Variabel perputaran
piutang secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap likuiditas. Hal
ini dibuktikan dari tingkat signifikansi sebesar 0,005 dimana 0,005 < 0,05 serta t
hitung 3,048 > 2,037 dengan arah positif, dan secara simultan pertumbuhan
penjualan dan perputaran piutang bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap
likuiditas. Hal ini dibuktikan dari nilai signifikansi sebesar 0,000 serta F hitung
diketahui sebesar 12,012 sementara F tabel adalah sebesar 3,295 atau sebesar
12,012 > 3,295. Nilai R Square sebesar 0,429. Hal ini dapat diartikan bahwa
variasi variabel likuiditas yang dapat dijelaskan oleh variabel pertumbuhan
penjualan dan perputaran piutang secara serentak sebesar 42,9%. Sedangkan
sisanya sebesar 57,1% adalah dijelaskan oleh variabel lain yang tidak terdapat
dalam model penelitian.