Abstract :
Pertumbuhan laba mampu menunjukkan kondisi dan kinerja suatu perusahaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang diberikan current ratio,
debt to asset ratio dan return on asset terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan
manufaktur sektor industri barang konsumsi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Populasi dalam penelitian ini berjumlah 46 perusahaan. Teknik penentuan sampel
dalam penelitian menggunakan teknik non probability sampling dengan jenis
metode purposive sampling dan terdapat 25 perusahaan yang memenuhi kriteria
pemilihan sampel. Jenis data dalam penelitian adalah data sekunder yang berupa
laporan keuangan yang diperoleh melalui Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis
data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, uji asumsi
klasik, analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis yang diolah menggunakan
program SPSS versi 25. Hasil Pengujian Adjusted R Square dalam penelitian ini
menunjukkan bahwa pertumbuhan laba dijelaskan oleh variabel current ratio, debt
to asset ratio dan return on asset sebesar 22,3% sedangkan sisanya sebesar 77,7%
dijelaskan oleh variabel lain yang tidak terdapat dalam penelitian. Hasil penelitian
uji t menunjukkan current ratio, debt to asset ratio dan return on asset secara
parsial berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan laba. Hasil penelitian
uji F menunjukkan variabel current ratio, debt to asset ratio dan return on asset
secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba.