Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil prediksi kebangkrutan perusahaan
manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia tahun 2014-2018 dengan menggunakan model altman z-score, springate
dan zmijewski. Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan pada model altman
z-score, springate dan zmijewski dalam memprediksi kebangkrutan perusahaan.
Serta untuk mengetahui model mana yang paling akurat. Prediksi kebangkrutan
merupakan suatu tindakan yang dilakukan untuk mengetahui keadaan perusahaan
lebih awal agar perusahaan dapat terhindar dari resiko-resiko yang mungkin akan
terjadi seperti terjadinya kebangkrutan pada perusahaan. Jenis penelitian ini
adalah kuantitatif. Penelitian menggunakan metode purposive sampling dengan
menetapkan kriteri-kriteria tertentu untuk memilih sampel sehingga didapatkan 10
perusahaan dari periode 2014-2018 sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan
data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan. Berdasarkan hasil uji
Kruskall-wallis dan uji mann-whitney menunjukkan terdapat perbedaan yang
signifikan ketiga model tersebut dalam memprediksi kebangkrutan. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa model springate merupakan model prediksi
kebangkrutan yang memiliki tingkat akurat yang paling tinggi sebesar 98%.
Model Altman Z-score memiliki tingkat akurasi sebesar 90%. Model Zmijewski
memiliki tingkat akurasi sebesar 80%. Berdasarkan model yang paling akurat
yaitu model Springate, terdapat tiga perusahaan yang berpotensi mengalami
kebangkrutan yaitu Tri Banyan Tirta Tbk (ALTO), Inti Agri Resources Tbk
(IIKP) dan Kimia Farma Tbk (KAEF).