Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh debt to equity ratio,
perputaran aset dan asset turnover terhadap profitabilitas (ROE) pada perusahaan
sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Populasi
penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor industri barang konsumsi yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia yaitu 54 perusahaan dan menggunakan sampel
sebanyak 20 perusahaan sesuai kriteria sampel. Instrumen penelitian yang
digunakan berupa dokumentasi dan memakai sumber data sekunder yang
diperoleh dari laporan keuangan perusahaan sektor industri barang konsumsi yang
terdaftar di BEI. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu
pengujian statistik dengan uji asumsi klasik berupa uji normalitas, uji
multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi serta menggunakan
uji regresi linier berganda yang terdiri atas uji t (uji parsial) dan uji F (uji
simultan), dengan menggunakan SPSS versi 25. Hasil uji t pada penelitian ini
menunjukkan bahwa variabel debt to equity ratio, perputaran persedian dan asset
turnover secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas
(ROE). Hasil uji F, yaitu secara simultan juga menunjukkan bahwa debt to equity
ratio, perputaran persediaan dan asset turnover secara simultan tidak berpengaruh
signifikan terhadap profitabilitas (ROE). Adapun hasil uji koefisien determinasi
R
2 menunjukkan nilai sebesar 0,013, yang artinya hanya terdapat 1,3% besar
pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Sedangkan sisanya
98,7% dipengaruhi oleh faktor atau variabel lain yang tidak dimasukkan dalam
model penelitian ini.