Abstract :
Likuiditas merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan dalam mengukur
kesehatan bank. Likuiditas merupakan rasio yang dapat digunakan perusahaan
dalam membayar semua tanggungan jangka pendek. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh Non Performing Loan (NPL), Capital Adequacy Ratio
(CAR), Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) secara parsial maupun
secara simultan terhadap Loan to Deposit Ratio (LDR). Populasi dalam penelitian
ini yakni perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama
pengamatan tahun 2014-2018. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode
purposive sampling dengan data penelitian sebanyak 8 bank. Metode analisis data
yang digunakan yakni uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik yang terdiri dari uji
normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji autokorelasi, analisis
regresi berganda, uji T, uji F dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa secara parsial Non Performing Loan (NPL) tidak berpengaruh
signifikan terhadap Loan to Deposit Ratio (LDR) yang diketahui nilai t hitung 0,315
? t tabel 1,68488 dengan nilai signifikan 0,754 ? 0,05. Capital Adequacy Ratio
(CAR) memiliki pengaruh signifikan terhadap Loan to Deposit Ratio (LDR)
diketahui nilai t hitung -3,819 < t tabel -1,68488 dengan nilai signifikan 0,01< 0,05.
Dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) tidak berpengaruh
signifikan terhadap Loan to Deposit Ratio (LDR) dilihat dari nilai t hitung -1,655 >
t tabel -1,68488 dengan nilai signifikan 0,107 > 0,05. Sedangkan secara simultan
variabel Non Performing Loan (NPL), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Biaya
Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh signifikan terhadap
Loan to Deposit Ratio (LDR) dilihat pada nilai f tabel 5,173 > f tabel 2,86 dengan
nilai signifikan 0,004 < 0,05.