Abstract :
Dalam memutuskan untuk berinvestasi, investor perlu memahami tentang komponen?komponen yang akan mempengaruhi harga saham karena hal ini akan berpengaruh
terhadap keuntungan atau kerugian yang akan diterima investor. Maka dilakukanlah
penelitian ini yang bertujuan untuk menguji pengaruh Earning Per Share (EPS) dan
pertumbuhan penjualan terhadap harga saham secara parsial maupun secara simultan
pada perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)
tahun 2014-2018. Sampel ditentukan dengan menggunakan metode purposive
sampling yang kemudian menghasilkan sampel sebanyak 35 perusahaan dalam
periode 2014-2018. Sumber data diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang
menerbitkan laporan keuangan dalam mata uang Rupiah; terdaftar pada Bursa Efek
Indonesia (BEI); aktif beroperasional dan konsisten menerbitkan laporan keuangan
setidaknya dari tahun 2014-2018; memiliki data yang dibutuhkan terkait dengan
variabel-variabel yang diteliti. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Earning
Per Share (EPS) berpengaruh terhadap harga saham, hal ini dapat dilihat dari hasil
pengujian hipotesis yang memperoleh nilai T hitung sebesar 11,956 lebih besar
daripada T tabel sebesar 1,986 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000 (dibawah
0,05) dan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh terhadap harga saham dengan
diperolehnya nilai T hitung sebesar -1,987 yang bernilai lebih kecil daripada nilai T
tabel sebesar 1,986 dengan tingkat signifikan sebesar 0,050(sama dengan 0,05).
Sedangkan penelitian secara simultan variabel Earning Per Share (EPS) dan
pertumbuhan penjualan juga berpengaruh terhadap harga saham dengan melihat nilai
F hitung sebesar 74,795 lebih besar dari F tabel 3,05 dengan tingkat signifikan
0,000(dibawah 0,05). Selain itu juga diketahui bahwa R square memiliki pengaruh
sebesar 61,4%, sisanya sebesar 38,6% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain
yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini.