Abstract :
Persaingan bisnis yang sangat ketat saat ini mendorong setiap perusahaan
melakukan upaya mempertahankan eksistensinya di tengah-tengah pelanggan.
Bagi perusahaan manufaktur yang memproduksi berbagai peralatan penting dalam
menunjang kehidupan manusia telah menghadapi banyak pesaing pada produk
yang sejenis. Memanfaatkan sumber daya manusia yang dimiliki perusahaan
merupakan cara untuk mencapai tujuan tersebut. Pada penelitian ini peneliti
melakukan penelitian yang berkaitan dengan sumber daya manusia untuk
mengetahui pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja
karyawan pada PT Volex Indonesia sebuah perusahaan manufaktur di Kota Batam
yang memproduksi kabel listrik dan dan kabel elektronik. Peneliti menganalisis
226 karyawan PT Volex Indonesia sebagai responden dengan menggunakan
metode penelitian kuantitafif. Peneliti menggunakan teknik Simple Random
Sampling dalam menentukan sampel. Variabel diukur menggunakan skala likert
serta dijabarkan menjadi indikator-indikator penelitian. Pada skala likert, jawaban
berupa pernyataan telah ditentukan oleh peneliti dengan gradasi yang sangat
positif sampai yang sangat negatif. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan
SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja memiliki pengaruh
signifikan terhadap kinerja karyawan yang dibuktikan dengan nilai signifikansi
0,009> 0,05. Lingkungan kerja berpengaruh secara signifikan kinerja karyawan
yang dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 <0,05. Motivasi kerja dan
lingkungan bersama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan yang
dibuktikan dengan nilai signifikan 0,000 <0,05. Hasil pengujian menunjukkan
nilai R Square sebesar 0,540 yang menunjukkan 54,0 % kinerja karyawan (Y)
dapat dijelaskan oleh variabel motivasi kerja (X1) dan lingkungan kerja (X2).
Sisanya 46,0% tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Maka peneliti menarik
kesimpulan bahwa motivasi kerja dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap
kinerja karyawan.