Abstract :
Tujuan utama investasi yang dilakukan seorang investor adalah untuk mencapai
pengembalian (return) yang tinggi. Dan Ketika para investor ingin berinvestasi di
pasar modal, maka para investor akan mengevaluasi kinerja perusahaan untuk
menentukan saham mana yang akan memberikan keuntungan. Perusahaan dengan
kinerja yang baik tentu akan lebih membuat investor tertarik karena kinerja
perusahaan mempengaruhi harga saham. Dan sub sektor industri manufaktur yang
dipilih sebagai objek dalam penelitian adalah food and baverage. Adapun tujuan
dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh Return On Asset (ROA),
Debt to Equity Ratio (DER), Price Earning Ratio (PER), dan Earning Per Share
(EPS) terhadap return saham pada perusahaan manufaktur sub sektor food and
baverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2019. Metode
penentuan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, terdapat 8
perusahaan yang telah memenuhi kriteria-kriteria sampel yang dibutuhkan dengan
jangka waktu periode selama 5 tahun. Pengujian hipotesis menggunakan analisis
regresi linear berganda dengan menggunakan aplikasi statistik SPSS versi 22
sebagai alat uji. Metode analisis penelitian ini menggunakan uji statistik
desktiptif, uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Secara parsial hasil penelitian
menunjukkan bahwa Return On Asset (ROA) berpengaruh signifikan terhadap
return saham, namun dalam variabel Debt to Equity Ratio (DER), Price Earning
Ratio (PER), dan Earning Per Share (EPS) menunjukkan bahwa tidak ada
pengaruh signifikan terhadap return saham. Secara simultan hasil penelitian
menunjukkan bahwa Return On Asset (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), Price
Earning Ratio (PER), dan Earning Per Share (EPS) secara bersama-sama
berpengaruh signifikan terhadap return saham.