Abstract :
Penyaluran kredit kepada masyarakat dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi
regional serta memegang peran penting dalam memicu pertumbuhan ekonomi pada
sebuah daerah. Keuntungan yang didapat oleh pihak perbankan pun akan semakin
besar, seiring dengan meningkatnya penyaluran kredit. Karena penghasilan terbesar
dari sektor perbankan ialah bunga dari hasil kredit yang disalurkan. Tujuan dari
penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari suku bunga dan
dana pihak ketiga terhadap penyaluran kredit pada PT. BPR Sejahtera Batam.
Sampel dalam penelitian terdiri dari 240 laporan bulanan terkait suku bunga, dana
pihak ketiga dan penyaluran kredit PT. BPR Sejahtera Batam. Metode pengambilan
sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yaitu
pengambilan sampel berdasarkan kriteria-kriteria yang ditentukan oleh peneliti.
Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Laporan Bulanan tahun
2014-2018. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial variabel dana
pihak ketiga berpengaruh signifikan terhadap penyaluran kredit, sedangkan variabel
suku bunga berpengaruh negatif signifikan terhadap penyaluran kredit. Secara
simultan suku bunga dan dana pihak ketiga berpengaruh signifikan terhadap
penyaluran kredit. Hasil ini dapat dibuktikan melalui nilai sig-F yang lebih kecil
dari signifikasi 5%. Kesimpulannya, suku bunga dan dana pihak ketiga memegang
peranan penting dalam pertumbuhan penyaluran kredit kepada masyarakat.
Semakin besar suku bunga yang dibebankan, maka akan mengurangi pertumbuhan
penyaluran kredit, begitu juga sebaliknya. Dilihat dari segi dana pihak ketiga,
apabila dana pihak ketiga yang dihimpun semakin besar, maka pertumbuhan
penyaluran kredit akan semakin meningkat. Data ini dianalisis menggunakan
program statistik SPSS versi 25.