Abstract :
Perusahaan dalam beroperasi tidak hanya bertujuan fokus menghasilkan laba saja,
namun juga bertujuan menjaga agar usaha perusahaan tersebut dapat terus
berjalan ke depannya. Kelangsungan hidup ini nantinya berpengaruh pada laporan
keuangan yang jika disusun berdasarkan going concern maka disimpulkan
perusahaan mampu terus beroperasi dalam waktu yang lama. Profitabilitas
menunjukkan bagaimana performa perusahaan dalam pencapaian laba pada
periode yang ditetapkan. Ukuran perusahaan memberi gambaran ukuran besar
kecilnya perusahaan yang dinyatakan menggunakan total aset. Likuiditas adalah
rasio yang menunjukkan bagaimana performa perusahaan untuk melunasi hutang
jangka pendek sebelum jatuh tempo. Penelitian ini bertujuan untuk menguji
pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan dan likuiditas terhadap opini audit
going concern pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia. Jadi dapat berpeluang dijadikan masukan dalam mempertimbangkan
keputusan mengenai pentingnya profitabilitas, ukuran perusahaan, likuiditas dan
opini audit going concern dalam sebuah perusahaan oleh pihak yang
berkepentingan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder
yang berupa laporan keuangan pada perusahaan manufaktur. Populasi pada
penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek
indonesia selama 5 tahun pada periode 2014-2018 dan teknik pengambilan sampel
yang digunakan yaitu metode purposive sampling. Sampel yang digunakan
sebanyak 24 perusahaan dari 134 perusahaan. Metode analisis dalam penelitian ini
menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian ini diuji dengan menggunakan
program aplikasi SPSS versi 25 memberikan kesimpulan bahwa profitabilitas
berpengaruh signifikan terhadap opini audit going concern, sedangkan ukuran
perusahaan dan likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap opini audit going
concern, serta profitabilitas, ukuran perusahaan dan likuiditas secara simultan
berpengaruh signifikan terhadap opini audit going concern.