Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah pengaruh perputaran kas,
perputaran piutang dan perputaran persediaan terhadap profitabilitas pada
perusahaan manufaktur sub sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
(BEI) periode 2014-2018. Variabel independen pada penelitian ini adalah
perputaran kas, perputaran piutang dan perputaran persediaan, sedangkan variabel
dependen adalah profitabilitas dengan menggunakan pengukuran Return on Assets
(ROA). Populasi dalam penelitian ini adalah 10 perusahaan. Sampel penelitian
terdiri atas 8 perusahaan yang dipilih secara purposive sampling. Jenis data yang
digunakan adalah data sekunder sehingga data berupa laporan keuangan yang
diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode penelitian yang digunakan
merupakan metode kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis regresi linear
berganda dengan bantuan program aplikasi SPSS (Statistical Product and Service
Solutions) versi 22.0. Berdasarkan hasil uji t yang menunjukkan bahwa secara
parsial perputaran kas tidak berpengaruh terhadap profitabilitas dengan nilai thitung
(-0,584) < ttabel (2,028), perputaran piutang tidak bepengaruh terhadap
profitabilitas dengan thitung (1,939) < ttabel (2,028),dan perputaran persediaan
berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai thitung (-
3,288) > ttabel (2,048). Sedangkan hasil uji f atau secara simultan menunjukkan
bahwa perputaran kas, perputaran piutang dan perputaran persediaan berpengaruh
positif dan signifikan terhadap profitabilitas, dengan nilai Fhitung (3,665) > Ftabel
(2,866). Nilai R Square (R kuadrat) dalam penelitian ini ialah sebesar 0,234, hal
ini menunjukkan bahwa variabel modal kerja dan perputaran modal kerja terhadap
profitabilitas (ROA) adalah sebesar 23,4%, sedangkan sisanya 76,6% dipengaruhi
oleh variabel lain diluar penelitian.