Abstract :
Udang merupakan sebuah sektor yang termasuk kedalam komoditas di
Indonesia tepatnya di Kota Batam dengan hasil tangkapan tersebut udang akan
dikirim keluar negeri. Namun, dalam proses penangkapan udang tersebut masih
menggunakan cara tradisional dan dalam pemilihan udangnya pun masih harus
diseleksi terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil apakah udang tersebut lancar
untuk di ekspor atau tidak. Dengan masalah ini, dibutuhkan suatu sistem yang
dapat memudahkan dalam menentukan Seleksi yang diterima oleh masing-masing
pemilihan Udang. Maka diperlukan empat tahapan, yaitu fuzzifikasi, aplikasi
fungsi implikasi, komposisi aturan dan defuzzifikasi. Dalam langkah pertama yang
dilakukan yaitu dengan menggunakan metode mamdani yang memiliki peran
sebagai Fuzzy Inference System dengan penerapan Artificial Intelligence dalam
seleksi pengiriman udang ekspor menggunakan metode mamdani yang memiliki 3
(tiga) variabel input yaitu terdiri dari variabel input pertama (Berat), menjelaskan
secara spesifik pada dimensi massa yang dimiliki oleh objek penelitian (Udang),
kemudian pada input kedua (Kualitas) mengarah pada skala bobot keterbaikan
antar objek, serta input terakhir (Ukuran) mengarah pada bobot besaran yang
dimiliki oleh objek penelitian tersebut. Dari gabungan ketiga variabel input
tersebut nantinya akan mengarahkan objek penelitian berdasarkan domain yang
dimilikinya (diisi oleh pengguna FIS) dan membawa pada dua variabel output,
yaitu Lancar dan Tidak Lancar. Maka, didapat kesimpulan bahwa FIS metode
Mamdani dapat membantu dalam penyeleksian udang yang akan di ekspor di
Kerambah Cacak Pak Cong.