Abstract :
Penelitian ini adalah sebuah analisa sosiolinguistik tentang bentuk sapaan yang
terdapat di dalam film ?Cinderella?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui jenis-jenis bentuk sapaan yang digunakan dalam film ?Cinderella?
dan mengungkap tujuan dari penggunaan bentuk sapaan tersebut. Peneliti
menggunakan pendekatan sosiolinguistik dan teori tentang bentuk sapaan oleh
Meyerhoff (2006). Peneliti menggunakan teori yang relevan dengan topic diskusi
dalam penelitian ini. Penelitian ini adalah penelitian dskriptif kualitatif. Dengan
tujuan bahwa sapaan utama adalah fokus utama, istilah sapaan menunjukkan
keunggulan, perhatian, mendapatkan atau menemukan fungsi bentuk sapaan.
Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan sumber data utama yaitu naskah
film ?Cinderella?. Peneliti mengumpulkan data melalui observasi berpartisipasi
pasif, dengan cara menonton film, mengunduh transkip film, dan membuat catatan.
Peneliti menampilkan data menggunakan metode tidak resmi. Hasil data yang
ditemukan dari jenis bentuk kata sapaan dalam film adalah Surname Plus
Professional Title dua data, Direct empat data, Given Name tiga data, Standard
Short Form of Name dua data, Special Nicknames empat data. Hasil dari tujuan
kata sapaan dalam film terdiri dari Convey Information tujuh data, Used a Nominal
That Can Be Characterize or Categorize enam data, Used in Call and Refer dua
data. Dari data tipe kata sapaan yang paling umum digunakan adalah Direct dan
Special Nickname sedangkan jenis yang tidak ditemukan dalam film tersebut
adalah Surename Only dan Title or Kinterm Plus Given Name. Untuk tujuan kata
sapaan yang paling sering ditemukan adalah untuk Convey Information dan yang
jarang ditemukan adalah untuk Used Call and Refer. Akhirnya, penelitian ini
diarahkan untuk memberikan penjelasan mendalam tentang bentuk sapaan, tujuan
penggunaan dari kata sapaan.