Abstract :
Penelitian ini bertujuan mengetahui makna dari seorang PSK dan persepsi
positif dan persepsi negatif terhadap tindak prostitusi legal yang berada di
lokalisasi sintai kota Batam . Metode yang digunakan dalam penelitian ini
termasuk metode deskritif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam
penelitian ini berjumlah 14, yang terdiri dari 5 perempuan pekerja seks komersial
( PSK ), 2 anggota lokalisasi sintai yaitu ketua lokalisasi dan mucikari , 7
masyarakat, . Teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara,dokumentasi
dan observasi. Analisis data yang digunakan reduksi, penyajian data, verifikasi,
dan menarik kesimpulan. Hasil yang diproleh terdapat persepsi positif yaitu (1)
menerima adanya lokalisasi sintai kota batam (2)persepsi negatif, terdapat
masyarakat yang mencibir dan melecehkan mereka dengan mengatakan bahwa
mereka mencari uang dengan mudah tanpa bekerja keras dan memutar otak hanya
mengandalkan tubuh saja (3) Upaya-upaya yang dilakukan oleh PSK di lokalisasi
Sintai , yakni membina hubungan baik dengan masyarakat sekitar, Mereka
melakukan apa saja yang membuat masyarakat menerima kehadiran mereka.
Persepsi masyarakat , Kontak Sosial, dan Komunikasi Sosial PSK dengan
masyarakat, PSK dengan sesama PSK, PSK dengan pengasuh, dan pengasuh
dengan masyarakat, semua berjalan dengan baik tidak pernah terjadi konflik
ataupun perselisihan, hal ini sesuai dengan Interaksi Sosial dan persepsi yang
terjadi antara PSK dengan masyarakat di kawasan lokalisasi Sintai kota batam.
Hubungan komunikasi PSK dengan masyarakat berjalan baik, karena diantara
mereka adanya rasa saling menghormati, saling menghargai, dan saling membantu
antar sesama dan selain itu PSK juga merasa nyaman tinggal di kawasan
lokalisasi Sintai kota Batam.