Abstract :
Berbagi kabar, bertukar informasi, menambahkan informasi, berinteraksi dengan
manusia lain, dan sejenisnya, adalah proses yang kita kenal dengan istilah
pengiriman pesan. Tidak semua orang berhak untuk mengetahui pesan yang
bersifat privasi, sensitif dan sangat rahasia. Ada sebuah metode yang
dipergunakan untuk menjaga keamanan pesan, Metode untuk menjaga
kerahasiaan pesan ini bernama metode enkripsi. yang merupakan metode dimana
dilakukan upaya ? upaya memanipulasi pesan sehingga pesan tersebut akan
terlihat seperti kumpulan teks yang tidak ada artinya. Teknik enkripsi hadir disaat
masa klasik dimana semua pesan masih diubah ke dalam bentuk ciphertext yang
dituliskan diatas kertas, hingga masa kini yang sudah serba dibumbui
penggunaannya dengan teknologi. Keamanan dari pengiriman pesan lintas
perangkat akan sangat diperlukan agar setiap informasi yang keluar, baik itu bersifat privasi maupun tidak, dapat sampai kepada pihak yang memang menjadi tujuan pesan itu tanpa bocor kepada pihak lain. Bocor dalam konteks ini tidak
selalu dalam artian peretasan digital, namun juga dalam arah ketidak sengajaan dalam peminjaman perangkat teknologi kepada pihak lain yang dipercayai memakainya. Dari kondisi ini ditemui salah solusi enkripsi yang lebih baru
bernama algoritma TTVC (Three transposition vignere cipher) yang merupakan pengembangan dari algoritma yang sudah ada. Dari kondisi yang dihadapi ini peneliti akan mencoba untuk menerapkan algoritma TTVC terhadap keamanan teks pada era teknologi yang sudah sangat berkembang. Dari penelitian yang
dilakukan, algoritma diterapkan berbasis web dan diketahui berhasil menjaga teks yang dikirmkan maupun diterima secara baik dan lancar.