Abstract :
PT Standard Automotive Perkasa adalah sebuah perusahaan yang bergerak
dibidang distributor oli mesin. Oli mesin yang dijual terdiri dari dua jenis yaitu oli
mesin bensin dan oli mesin diesel dengan merek STP, unilub dan senso.
Permasalahan yang sering terjadi pada PT Standard Automotive Perkasa adalah
permasalahan mengenai persediaan oli mesin yang belum optimal karena
persediaan oli mesin ditentukan berdasarkan pertimbangan tertentu dan ketika
terjadi permintaan yang mendadak tidak mampu memenuhi permintaan dan
meminta waktu sampai barang yang dipesan tersedia. Pada penelitian ini
menggunakan metode EOQ dalam mengatasi persediaan oli mesin belum optimal.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berupa data
historis penjualan oli mesin dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2019.
Berdasarkan hasil penelitian menggunakan metode EOQ, jumlah pemesanan yang
optimal adalah 7243 unit dengan total biaya persediaan yang dibebankan sebesar
Rp 55.904.809, jumlah safety stock sebanyak 36.776 unit dan rata-rata persediaan
oli mesin dilakukan reorder point saat produk oli mesin tersisa 663 unit. Total biaya
persediaan berdasarkan kebijakan perusahaan adalah Rp 497.395.736.
Penghematan yang diperoleh perusahaan apabila menerapkan metode EOQ sebesar
Rp 441.490.927. Dilihat dari selisih total biaya persediaan yang cukup besar, PT
Standard Automotive Perkasa diharapkan mempertimbangkan penggunaan metode
ini untuk meminimasi total biaya persediaan.