DETAIL DOCUMENT
Manajemen Bandwidth dan Optimalisasi Keamanan Jaringan Komputer dengan Putty Menggunakan Router Mikrotik
Total View This Week0
Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Irsan, Irsan
Subject
005.8 Keamanan Komputer, Keamanan Data 
Datestamp
2022-11-24 11:43:55 
Abstract :
Perkembangan teknologi saat ini berkembang pesat dan mampu memudahkan pekerjaan, terutama pada jaringan internet untuk mengolah data, memproses data, menyusun dan menyimpan informasi, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu. Dalam jaringan internet banyak pengguna yang melakukan aktifitas aktifitas yang dapat mendominasi bandwidth yang berdampak pada pengguna lain dalam satu jaringan tersebut mengalami pembagian bandwidth yang tidak merata, salah satunya melakukan browsing, upload, maupun download. Untuk mencegah atau mengantisipasi setiap pengguna diberi bandwidth yang sama agar tidak terjadi pengambilan bandwidth yang berlebihan kepada setiap pengguna pada satu jaringan. Router adalah salah satu alat yang digunakan untuk manajemen bandwidth, router dapat mengetahui kemana rute perjalanan informasi (packet) yang akan dilewatkan. Router terdapat sistem operasi mikrotik yang dapat merancang dan membangun sebuah jaringan berskala kecil maupun kompleks. Pada manajemen bandwidth ada beberapa software yang dapat melakukan manajemen bandwidth diantaranya Putty dan Winbox. Putty adalah program open source atau mudah didapat untuk melakukan remote protokol jaringan SSH dan Telnet. Sedangkan winbox digunakan untuk konfigurasi komputer yang terhubung dengan mikrotik router untuk mengatur mikrotik pada PC router maupun RouterBoard secara remote. Pada penelitian ini metode yang digunakan untuk manajemen bandwidth yaitu Per Connection Queue, dimana setiap user yang menggunakan jaringan internet ISP Telkom Indonesia diberikan bandwidth sebesar 2Mbps ke setiap user. Utuk penggunaan internet menggunakan ISP XL bandwidth yang diberikan maksimal 1 Mbps. Setiap user tidak akan mendapat bandwidth yang berlebih atau pembagian merata dengan maksimum yang telah ditetapkan administrator jaringan. Dalam topologi ini sebagai administrator jaringan dapat mengetahui berapa jumlah user yang terhubung menggunakan wireless. Tidak berpengaruh pada kecepatan internet dengan jumlah user yang menggunakan jaringan tersebut. 
Institution Info

Universitas Putera Batam