Abstract :
Pengukuran waktu kerja merupakan sebuah proses untuk mengukur waktu yang
diperlukan untuk melakukan sebuah tugas yang diberikan. Pengukuran waktu
kerja diperlukan pada proses produksi Laser Pro 190 di PT HT Manufacturing.
Hal ini dikarenakan terlalu banyak waktu yang terbuang sia-sia yang dilakukan
oleh operator produksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui waktu siklus,
waktu normal, waktu baku dan output standar yang harus didapatkan oleh
operator. Faktor penyesuaian yang dinilai menggunakan metode Westinghouse
dan faktor kelonggaran yang diberikan oleh perusahaan yaitu 6,25%. Berdasarkan
pengukuran waktu kerja menggunakan metode stopwatch , didapatkan waktu
siklus pada proses perakitan adalah 8,39 detik, pada proses welding adalah 10,43
detik dan proses scraping adalah 15,49 detik. Waktu Normal untuk proses
perakitan adalah 9,73 detik, proses welding 11,79 detik dan proses scraping
adalah 16,42 detik. Waktu baku pada proses perakitan adalah 10,38 detik, proses
welding adalah 12,58 detik dan proses scraping adalah 17,51 detik. Output standar
proses produksi Laser Pro 190 berdasarkan hasil penelitian adalah 0,025 pcs/detik
atau 1,5 pcs/menit atau 90 pcs/ jam dan 720 pcs/hari.