Abstract :
PT Ciba Vision Batam merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang
bergerak dibidang industri medis dengan spesialisasi kesehatan mata yang
memproduksi lensa kontak. Pengendalian persediaan bahan baku yang dilakukan
PT Ciba Vision Batam dinilai masih kurang efektif karena persediaan bahan baku
yang ada di gudang terlalu besar dibandingkan dengan kebutuhan operasional,
sehingga dapat menyebabkan kerugian yang diakibatkan karena rusaknya bahan
baku, menurunnya kualitas dan keusangan. Penelitian ini bertujuan untuk
menentukan jumlah persediaan bahan baku casting cups dan jumlah pembelian
yang ekonomis pada PT Ciba Vision Batam dengan menggunakan metode
Economic Order Quantity (EOQ). Jenis penelitian yang digunakan adalah
penelitian kuantitatif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Tujuan menggunakan metode Economic Order
Quantity (EOQ) adalah untuk mengetahui jumlah pembelian yang ekonomis,
Total Inventory Cost (TIC), Safety Stock (SS), Reorder Point (ROP) dan Efisiensi
Biaya. Berdasarkan kebijakan perusahaan total biaya persediaan bahan baku
casting cups adalah sebesar Rp. 16.459.638.356,4 dengan rata ? rata pembelian
sebesar 1.179.458 pcs. Sedangkan apabila menggunakan metode Economic Order
Quantity (EOQ) dapat diketahui total biaya persediaan bahan baku casting cups
adalah sebesar Rp. 1.986.782.567 dengan jumlah pembelian ekonomis sebesar
2.954.762,89 pcs. Jumlah Safety stock bahan baku casting cups yang harus
disimpan oleh PT Ciba Vision Batam adalah sebesar 347.306,82 pcs dengan titik
pemesanan kembali sebesar 1.535.278,08 pcs. Efisiensi yang dihasilkan dengan
metode Economic Order Quantity (EOQ) untuk persediaan bahan baku casting
cups adalah sebesar Rp. 14.472.855.789.