Abstract :
Di era perkembangan industri ini perusahaan-perusahaan pembuat kapal gencar
untuk selalu berinovasi agar kapal dapat selesai tepat waktu dan semakin
berkualitas. Inovasi yang gencar dilakukan oleh perusahaan pembuat kapal saat
ini yaitu salah satunya tentang efisiensi waktu dan biaya dalam pembuatan kapal
salah satuya adalah pada proses pendistribusian barang menggunakan alat angkat
angkut. PT Patria Maritim Perkasa dalam mendistribusikan material untuk
pembuatan tongkang menggunakan alat angkat angkut Wheel Loader dengan
kapasitas 10 ton. Banyaknya material serta proses distribusi perusahaan masih
menggunakan cara pengiriman konvensional yaitu pengiriman secara langsung
mengakibatkan pergerakan untuk pendistribusian barang ke tongkang menjadi
tidak efisien. Permasalahan ini dikategorikan kedalam Vehicle Routing Problem
(VRP) dengan solusi rute distribusi. Pendekatan dengan metode saving matrix
yaitu untuk membuat rute distribusi alat angkat-angkut baru yang lebih optimum.
Dari penerapan metode saving matrix didapatkan rute distribusi baru yaitu G-T2-
T3-T4-T7-G dan G-T5-T6-T1-G. Setelah penerapan rute baru diperoleh data
pembanding sebelum dan sesudah, dimana jarak tempuh distribusi lama sebesar
27,82 km menurunan menjadi sebesar 16,85 km diperoleh penghematan sebesar
39,43%. Sedangkan untuk waktu distribusi semula 11,88 jam menurun menjadi
5,44 jam diperoleh penghematan sebesar 54,2%. Adanya penurunan jarak dan
waktu distribusi mengakibatkan biaya distribusi menjadi rendah. Biaya semula
dalam satu hari adalah sebesar Rp. 3.003.980 turun menjadi Rp. 1.470.110
diperoleh penghematan sebesar 51,06% atau sama dengan Rp. 1.533.870. maka
dalam satu bulan biaya distribusi dapat dihemat sebesar Rp. 38.346.750.