Abstract :
PT Three Cast Indonesia adalah sebuah perusahaan manufaktur dalam bidang die
casting yang memproduksi sparepart sepeda. Proses produksi yang dilakukan
sangat bergantung dengan ketersediaan bahan baku. Perhitungan persediaan bahan
baku yang optimal sangat dibutuhkan agar perusahaan terhindar dari
permasalahan kekurangan atau kelebihan stock bahan baku. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui kuantitas persediaan bahan baku, total biaya
persediaan, frekuensi pembelian, safety stock, dan reorder point terhadap bahan
baku ADC-12 di PT Three Cast Indonesia. Perhitungan dengan metode EOQ
menunjukkan adanya penghematan terhadap biaya persediaan. Penelitian ini
menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sumber data diperoleh secara
langsung dari perusahaan. Wawancara dan dokumentasi digunakan untuk
mengumpulkan data. Analisis data yang digunakan menggunakan metode
Economic Order Quantity. Berdasarkan penelitian dan hasil perhitungan yang
telah dilakukan, jika perusahaan menggunakan metode EOQ kuantitas persediaan
bahan baku yaitu sebanyak 80.861 kg dengan total biaya persediaan senilai
Rp107.787.673, sedangkan biaya persediaan yang dikeluarkan oleh perusahaan
berdasarkan kebijakan perusahaan yaitu senilai Rp244.520.593. Dengan
menggunakan metode EOQ perusahaan dapat menghemat biaya sebesar
Rp136.732.920. Frekuensi pembeliaan sebanyak 4 kali dengan metode EOQ.
Kuantitas persediaan pengaman yaitu sebanyak 2.768 kg dengan titik pemesanan
kembali (ROP) sebanyak 14.038 kg.