Abstract :
Teknologi merupakan sebuah konsep yang berkembang baik dalam bidang
pendidikan maupun pemakaian secara universal. Banyak bidang yang sudah
terintegrasi dengan keneradaan teknologi yang ada, seperti bidang medis
(pemanfaatan AR untuk mengatasi Fobia), pendidikan (permainan edukasi),
psikologi (sistem pakar kepribadian), maupun pertanian (irigasi otomatis). Dalam
pertanian, tanaman memiliki beberapa jenis organisme yang dibudi dayakan oleh
seseorang ataupun instansi dengan memanfaatkan suatu ruang atau media untuk
dipanen pada masa ketika sudah mencapai tahap pertumbuhan tertentu. Tanaman
jagung dikenal sebagai tanaman memiliki nilai ekonomis sehingga beberapa
petani mulai berinisiatif untuk menanam jagung di kebunnya agar mendapatkan
penghasilan dari penanaman jagung tersebut. Akan tetapi tanaman jagung juga
bisa terserang oleh hama dan penyakit. Hama dan penyakit pada tanaman jagung
dapat merugikan petani karena petani bisa terkena gagal panen. Di Indonesia,
tenaga ahli dalam penanggulangan hama tanaman Jagung masih dapat dikatakan
terbatas dari segi jumlahnya. Dalam mengatasi serangan hama yang menyerang
tanaman jagung, tidak sedikit dari kalangan petani yang melakukan kesalahan
dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi. Sehingga dibutuhkan sebuah solusi
terhadap kondisi ini, dan sistem pakar dapat dipilih untuk mendiagnosa penyakit
tanaman jagung. dari permasalahan yang ditemui penelitian ii berniat untuk
menjawabnya dengan perancangan sebuah sistem pakar diagnosis tanaman jagung
menggunakan metode naive bayes. hasil yang ditemukan bahwa naive bayes
berhasil diterapkan pada tanaman jagung dan diimplementasikan dalam program
berbasis android..