Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Nadeak, Samuel Parlinggoman
Subject
621.319 Transmisi dan Distribusi Listrik
Datestamp
2022-11-25 10:09:03
Abstract :
Telekomunikasi di Indonesia mulai gencar meningkatkan penetrasi fixed
broadband melalui kabel fiber optik dengan teknologi Optical Line Terminal
(OLT) dengan memanfaatkan fiber optic sebagai lintasan jaringan berbandwith
yang cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah agar dapat mengoptimalisasikan
pada jaringan sehingga dapat mengurangi gangguan, mensolusikan dan
mempercepat gangguan serta mengetahui waktu/delay ketika terjadi kabel putus
pada jaringan dual homing serta memonitoringnya. Metode yang digunakan
adalah metode dual homing dan tools software Putty. Observasi dari data
penelitian ini adalah kantor Telkom Batam center untuk melakukan perancangan
jaringan dual homing pada Node-b Telkomsel di ruko central sukajadi. Dengan
observasi pengambilan data yaitu perancangan dual homing dilapangan dan
aplikasi Putty, yang mana peneliti ikut melakukan perancangan jaringan
dilapangan bersama karyawan Telkom akses dan implementasi software putty
serta penginputan cacti. Data yang di dapatkan di daerah ruko central sukajadi
BTS Node-B akan dilakukan perancangan dan mengimplementasikan software.
hasil uji perancangan dual homing menunjukan bahwa penelitian perancangan
jaringan ini relatif bagus dan efektif. Dalam penelitian ini menunjukan bahwa
waktu/delay pada perpindahan port jaringan tidak memiliki jeda waktu sehingga
gangguan pada BTS Node-B dapat terminimalisir, dan monitoring jaringan yang
sudah dirancang melalui cacti, monitoring cacti sangat bermanfaat untuk
memantau layanan seluruh layanan Telkom yang IP nya di input, serta
pengoptimalisasi gangguan yang relatif sangat bagus untuk tower Node-b, kualitas
layanan pelanggan terhadap telkomsel melalui performansi jadi jauh lebih baik
dari sebelmnya